Sunday, 1 October 2017

Pengantar Bisnis Informatika dan Perusahaan Start-Up Airbnb

Pengantar Bisnis Informatika

Di dalam Pengantar Bisnis Informatika terdapat dua kata yang memiliki dua arti yang saling berbeda yaitu Bisnis dan Informatika. Secara garis besar, pengertian dari Bisnis Informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Yang dimaksud teknologi informasi disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi, seperti internet.

1.      Bisnis
1.1       Pengertian Bisnis
Dalam arti luas, Bisnis adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang atau jasa dalam kehidupan sehari-hari.Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan (Griffin dan Ebert).
Jadi dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah bisnis adalah kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

1.2       Aspek – aspek Bisnis
·      Keuntungan individu dan kelompok
·      Penciptaan Nilai
·      Penciptaan Barang dan Jasa
·      Keuntungan melalui Transaksi

1.3       Fungsi Bisnis
·      Fungsi Mikro : Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung
·      Fungsi Makro : Kontribusi terhadap pihak yang tidak berperan langsung

1.4       Elemen dan Sistem Bisnis
·      Modal (capital): Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis.
·      Bahan-bahan (materials): Faktor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
·      Sumber Daya Manusia (SDM): Kualifikasi SDM yang memliki kemampuan kompetitif dan kualitas tinggi.
·      Keterampilan Manajemen (Manajemen Skill): Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen.

2.      Informatika
Informatika merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Secara umum, informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.
Informatika berkaitan erat dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi adalah suatu seperangkat alat yang membantu kita dalam bekerja dengan informasi dan melakukan tugas – tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Tidak hanya terbatas pada teknologi komputer melainkan mencakup juga teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarkan informasi.
Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.

3.      Bisnis Informatika
Setelah menelaah dari pengertian – pengertian diatas didapat maksud dari bisnis informatika. Menurut saya Bisnis Informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi.
Bisnis informatika berkembang pesat akhir-akhir ini mengikuti perkembangan teknologi informasi. Bisnis informatika muncul karena adanya peluang yang terdapat pada teknologi informasi melalui jaringan internet. Tidak dapat dipungkiri lagi sekarang internet sudah mengalami pergeseran kebutuhan masyarakat. Yang dahulu internet merupakan kebutuhan yang mewah bagi "sebagian" masyarakat dan sekarang menjadi kebutuhan yang primer. Dikarenakan sekarang kita dapat dengan mudah dan murah untuk mendapatkan akses internet dan hal ini tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi.

Perusahaan Start-Up airbnb
1.      Apa itu Airbnb?

Istilah Airbnb akan dengan mudah ditemui dalam dunia traveling khususnya dalam hal akomodasi atau penginapan. Perusahaan serupa yang mungkin lebih anda kenal adalah Traveloka. Bila di Traveloka, anda tidak hanya bisa memesan penginapan saja, tetapi juga dapat digunakan untuk memesan tiket pesawat dan lain sebagainya. Sedangkan Airnb hanya melayani pemesanan berupa tempat penginapan.
Airbnb adalah jaringan pasar daring dan penginapan rumahan sejawat yang memungkinkan pengguna mendaftarkan atau menyewa properti untuk digunakan dalam jangka pendek. Harga sewanya ditetapkan oleh pemilik properti. Airbnb menerima sebagian tarif jasa pembukuan dari tamu dan tuan rumah. Saat ini, Airbnb mencakup 2.000.000 properti di 34.000 kota dan 191 negara. Bila didefinisikan, Airbnb merupakan layanan online yang menyediakan jasa sewa rumah atau apartemen yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Airbnb didirikan pada Agustus 2008 dan berbasis di San Francisco, California, Airbnb adalah komunitas pemasaran yang tepercaya bagi orang-orang yang ingin mengiklankan, menemukan, juga memesan berbagai akomodasi unik di seluruh dunia — secara online, lewat ponsel atau tablet.
Baik apartemen untuk semalam, ataupun puri selama seminggu, atau vila selama sebulan, Airbnb menghubungkan orang-orang ke berbagai pengalaman wisata yang unik, dengan harga berapa pun, di lebih dari 65,000 kota dan 191 negara. Dan dengan layanan pelanggan kelas dunia serta komunitas pengguna yang senantiasa berkembang, Airbnb merupakan cara termudah bagi orang-orang untuk memperoleh penghasilan dari ruang ekstra mereka atau menampilkannya ke hadapan jutaan orang.

2.      Pendiri Airbnb
·        Joe Gebbia ( CPO & Pendiri )
Ia bertindak sebagai staf Dewan Direksi dan Eksekutif, dan memimpin Samara, studio inovasi dan desin rumah Airbnb. Merupakan seorang wiraswasta sejak usia muda, layanan terobosan Airbnb dimulai dari apartemennya di San Francisco, yang kemudian menyebar menjadi lebih dari 3 juta tempat di lebih dari 191 negara, menghadirkan ekonomi baru bagi ribuan orang di seluruh dunia. Ia terlibat dalam pembentukan budaya perusahaan, mengatur estetika desain, dan menciptakan peluang masa depan yang berkembang. Joe sudah berbicara ke seluruh dunia mengenai kewirausahaan dan desain, dan telah menerima sejumlah penghargaan seperti 30 under 30 majalah Inc dan 40 under 40 majalah Fortune. Kecintaannya yang begitu besar pada seni dan desain membawanya ke Rhode Island School of Design (RISD), tempat ia memperoleh gelar ganda di bidang Desain Grafis dan Desain Industri. Kini Gebbia mengabdi di dalam Dewan Komisaris institusi ini.

·        Brian Joseph Chesky ( Rekan pendiri, CEO, Pimpinan Komunitas )
Ia adalah penggerak visi, strategi dan pertumbuhan perusahaan sementara perusahaan memberikan cara-cara menarik dan unik bagi orang-orang untuk berwisata, serta mewakili kepentingan dari jutaan tuan rumah di seluruh dunia. Di bawah kepemimpinan Brian, Airbnb berada di posisi terdepan dalam bisnis berlatar ekonomi berbagi ini, dan telah berkembang hingga lebih dari 3 juta tempat sewa di 191 negara, serta berkembang ke bidang perjalanan lainnya dengan Perjalanan Airbnb. Brian bertemu dengan pendiri lainnya, Joe Gebbia, di Rhode Island School of Design (RISD), tempat ia meraih gelar Bachelor of Fine Arts di bidang Desain Industri.

·        Nathan Blecharczyk ( CSO & Rekan Pendiri )
Ia berperan penting dalam menggerakkan inisiatif strategis penting pada bisnis global ini. Sebelumnya ia mengawasi pembentukan tim teknik, ilmu data, dan pemasaran performa. Nathan menjadi seorang pengusaha di usia dini dengan menjalankan bisnis sejak bangku SMA. Bisnisnya memiliki klien di lebih dari 20 negara. Dia meraih gelar di bidang Ilmu Komputer dari Universitas Harvard dan pernah menjabat di beberapa posisi teknik sebelum menjadi salah satu pendiri Airbnb. Sebagai tamu, Nathan pernah menginap di ratusan rumah menggunakan Airbnb dan ia juga menjadi tuan rumah di San Francisco, tempat ia dan keluarganya tinggal.

3.      Kunci Kesuksesan Airbnb menurut Brian Chesky, Co-founder Airbnb

Pada delapan tahun yang lalu, Brian Chesky hanyalah seorang jebolan sekolah desain yang menjadi pengangguran. Kini, ia masuk dalam kelompok elite orang-orang terkaya di Amerika Serikat. Semua berkat idenya tentang “ekonomi berbagi” dari startup yang dirintisnya, Airbnb.
Brian Chesky, kelahiran New York, pada 29 Agustus 1981 merupakan salah satu pendiri Airbnb, sebuah marketplace untuk mempertemukan orang yang hendak menyewakan rumah atau ruangan kosong dengan orang yang membutuhkannya. Airbnb banyak dimanfaatkan para pelancong yang mencari tempat singgah alternatif selain hotel. Kehadiran Airbnb memberikan fenomena baru di tengah bisnis perhotelan yang sedang mengalami stagnasi.
Situs Airbnb merupakan salah satu start-up atau usaha rinitisan yang sukses dan mampu jadi andalan bagi para pelancong. Meski begitu, Airbnb tetap pernah mengalami masa pasang surut dan nyaris bangkrut pada tahun 2009.
Airbnb didirikan oleh Chesky bersama rekannya yakni Joe Gebbia dan Nathan Blecharczyk. Chesky bertemu Gebbia ketika keduanya sama-sama mempelajari ilmu desain di Rhode Island School of Design (RISD). Pada awal berdirinya, mereka meresmikan Airbnb sebanyak lima kali. Namun, tak ada seorang pun yang tahu. Mereka juga pernah gagal menarik hati investor. Pada masa-masa itu, pendapatan mereka hanya mencapai 200 dollar AS per minggu. Tak lama, Joe menyadari penyebabnya. Rupanya, sebanyak 40 kamar yang ada di Airbnb memajang foto yang jelek.


Ketiga pendiri Airbnb, (kiri ke kanan) Chesky, Nathan dan Joe.

Ide Airbnb muncul pada sekitar Oktober 2007, ketika Chesky dan Joe Gebbia sama-sama sedang menganggur dan hampir bangkrut. Keduanya sedang berada dalam kondisi galau di kamar sewaan mereka yang akan segera habis masa sewanya. Dari kondisi ini kemudian muncul ide untuk menyewakan ruangan kosong kepada pengunjung pameran perdagangan desain yang tiketnya sudah terjual habis.
Ide tersebut terdengar buruk karena berarti membuka rumah untuk orang asing. Namun, kesuksesan kadang-kadang justru muncul dari ide yang buruk itu. Chesky dan Gebbia berhasil mendapatkan tiga orang penyewa di akhir pekan. Mereka pun merasa ide mereka akan berkembang.
Keduanya kemudian mengajak seorang rekannya yang memiliki latar belakang teknologi, Nathan Blecharczyk untuk bergabung. Ketiganya membuat Airbedandbreakfast.com, sebuah situs yang mempertemukan orang yang menyewakan ruangan kosong dengan para pencari sewa.  Chesky bertindak sebagai pemimpin, Gebbia menangani desain, dan Blecharczyk mengurus teknologinya.
Baik Chesky maupun Gebbia sama sekali tidak memiliki latar belakang teknologi. Kehadiran Nathan yang berlatar teknologi ternyata tidak mampu memupus pesimisme para investor di Silicon Valley. “Mereka berpikir kami hanya membuat hal-hal yang cantik,” kata Chesky, seperti dilansir Fast Company. Namun, latar belakang desain merekalah yang justru menyelamatkan Airbnb.


Ilustrasi aplikasi pemesanan kamar dan rumah sewaan Airbnb

Pada masa-masa awal Airbnb, perusahaan sempat mengalami kesulitan keuangan. Ketika Amerika Serikat sedang dilanda demam pemilu, mereka mendesain kotak sereal bergambar kartun Barack Obama “Obama O’s” dan John McCain “Cap’n McCains”. Penjualan hasil desain mereka seharga US$40 per buah berhasil mendapatkan liputan luas dari CNN dan Good Morning America. Akhirnya, mereka berhasil meraup keuntungan sebesar US$30 ribu. Dana ini cukup untuk membuat perusahaan bertahan hingga Paul Graham dari Y Combinator memutuskan untuk berinvestasi di Airbnb. Setelah mendapatkan pendanaan, nama Air Bed and Breakfast disingkat menjadi Airbnb. Perusahaan juga berekspansi dari sekadar menyewakan ruang kosong lalu menyewakan properti termasuk rumah, apartemen, kastil, kapal, dan rumah pohon.
Chesky bisa jadi tidak memiliki latar belakang untuk menjadi CEO. Namun, di tangan Chesky, Airbnb tumbuh menjadi salah satu startup paling diperhitungkan di Silicon Valley. Kuncinya terletak pada kepribadian Chesky yang bersemangat, fokus, dan selalu ingin tahu. Ia selalu ingin belajar dari sumbernya langsung. Chesky belajar dari dua hal, pertama dengan trial and error. Kedua, selalu belajar langsung dari sumbernya. “Jika Anda ingin mengambil sumber yang benar, maka Anda bisa maju dengan cepat,” kata Chesky dalam wawancara dengan Fortune.
Chesky selalu berusaha mencari tahu dari ahlinya langsung. Sumber pertama Chesky merupakan Michael Seibel, seorang wiraswastawan teknologi dan penasihat, dan Paul Graham dari Y Combinator yang merupakan investor dari Airbnb. Sumber-sumber lain adalah para tokoh bisnis teknologi seperti Steve Jobs. Ia juga bertemu dengan Mark Zuckerberg, Jeff Bezos (CEO Amazon), serta John Donahoe (CEO eBay). Untuk belajar menjadi rekrutmen elite, Chesky tidak akan berbicara dengan ekskutif SDM, tetapi dengan agen olahraga, yang hidup dan matinya adalah menarik bakat-bakat terbaik. Ia mencari jawaban terbaik dari sumber-sumbernya langsung. Chesky bahkan belajar juga dari Direktur CIA periode 1996-2004, George Tenet. Dari Tenet, Chesky belajar tentang teori perahu untuk manajemen perusahaan. “Sangat alami untuk seseorang seperti saya berada di sekolah seni, menjadi pengangguran, dan lima atau enam tahun kemudian memiliki ini semua. Tidak ada yang benar-benar Anda siapkan untuk itu,” ujarnya.
Dengan pengetahuan di dunia teknologi maupun manajemen yang nyaris nihil, belajar lebih jauh dengan mencari praktik-praktik terbaik merupakan cara yang terbaik. Belajar langsung dari sumbernya terbukti membuat Chesky mampu membawa Airbnb menjadi salah satu perusahaan teknologi paling diperhitungkan.
Di bawah kepemimpinan Chesky, Airbnb berekspansi dengan melakukan 1,5 juta listing di 192 negara. Airbnb sudah digunakan oleh lebih dari empat puluh juta orang. Nilai perusahaan Airbnb sudah mencapai US$25 miliar, atau melebihi nilai pasar jaringan Hotel Marriot (yang berjumlah empat ribu hotel dengan nilai US$21 miliar). Nilai perusahaan Airbnb yang terus meningkat membuat pundi-pundi kekayaan Chesky bertambah. Majalah Forbes menaksir kekayaannya mencapai US$3,3 miliar, dan berada di peringkat 194 dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat. Kepiawaian Chesky bahkan memikat Presiden Obama yang kemudian menunjuknya menjadi Duta Kepresidenan untuk Entrepreneurship Global.



Sumber:
·        http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis (diakses pada 29 September 2017)
·        https://phinemo.com/pengertian-airbnb/ (diakses pada 30 September 2017)
·        https://id.wikipedia.org/wiki/Airbnb (diakses pada 30 September 2017)
·        https://www.airbnb.co.id/about/about-us (diakses pada 30 September 2017)
·        https://www.airbnb.co.id/about/founders (diakses pada 30 September 2017)

No comments:

Post a Comment