Pengantar
Bisnis Informatika
Di dalam Pengantar
Bisnis Informatika terdapat dua kata yang memiliki dua arti yang saling berbeda
yaitu Bisnis dan Informatika. Secara garis besar, pengertian dari Bisnis
Informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang
yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang
dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Yang dimaksud teknologi informasi
disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi, seperti
internet.
1. Bisnis
1.1 Pengertian
Bisnis
Dalam
arti luas, Bisnis adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan
institusi yang memproduksi barang atau jasa dalam kehidupan sehari-hari.Bisnis
merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang bertujuan
untuk mendapatkan keuntungan (Griffin dan Ebert).
Jadi
dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah bisnis adalah kegiatan yang dilakukan
individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create
value) melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
1.2 Aspek –
aspek Bisnis
· Keuntungan
individu dan kelompok
· Penciptaan
Nilai
· Penciptaan
Barang dan Jasa
· Keuntungan
melalui Transaksi
1.3 Fungsi
Bisnis
· Fungsi
Mikro : Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung
· Fungsi
Makro : Kontribusi terhadap pihak yang tidak berperan langsung
1.4 Elemen
dan Sistem Bisnis
· Modal (capital): Sejumlah
uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis.
· Bahan-bahan
(materials): Faktor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas
bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
· Sumber Daya Manusia
(SDM): Kualifikasi SDM yang memliki kemampuan kompetitif dan kualitas tinggi.
· Keterampilan
Manajemen (Manajemen Skill): Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan
prosedur dan tata kerja manajemen.
2. Informatika
Informatika
merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu
data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Secara umum, informatika
mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai
untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya
dalam bentuk informasi.
Informatika
berkaitan erat dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi adalah suatu
seperangkat alat yang membantu kita dalam bekerja dengan informasi dan
melakukan tugas – tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Tidak
hanya terbatas pada teknologi komputer melainkan mencakup juga teknologi
komunikasi untuk mengirim atau menyebarkan informasi.
Dari
defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada
teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata
lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi
komputer dan teknologi telekomunikasi.
3. Bisnis
Informatika
Setelah
menelaah dari pengertian – pengertian diatas didapat maksud dari bisnis
informatika. Menurut saya Bisnis Informatika adalah suatu kegiatan yang
dilakukan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang memiliki nilai
(value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan
bantuan teknologi informasi.
Bisnis
informatika berkembang pesat akhir-akhir ini mengikuti perkembangan teknologi
informasi. Bisnis informatika muncul karena adanya peluang yang terdapat pada
teknologi informasi melalui jaringan internet. Tidak dapat dipungkiri lagi
sekarang internet sudah mengalami pergeseran kebutuhan masyarakat. Yang dahulu
internet merupakan kebutuhan yang mewah bagi "sebagian" masyarakat
dan sekarang menjadi kebutuhan yang primer. Dikarenakan sekarang kita dapat
dengan mudah dan murah untuk mendapatkan akses internet dan hal ini tidak lepas
dari perkembangan teknologi informasi.
Perusahaan Start-Up
airbnb
1.
Apa
itu Airbnb?
Istilah Airbnb akan
dengan mudah ditemui dalam dunia traveling khususnya dalam hal akomodasi atau
penginapan. Perusahaan serupa yang mungkin lebih anda kenal adalah Traveloka. Bila
di Traveloka, anda tidak hanya bisa memesan penginapan saja, tetapi juga dapat
digunakan untuk memesan tiket pesawat dan lain sebagainya. Sedangkan Airnb
hanya melayani pemesanan berupa tempat penginapan.
Airbnb adalah jaringan pasar daring dan penginapan
rumahan sejawat yang memungkinkan pengguna mendaftarkan atau
menyewa properti untuk digunakan dalam jangka pendek. Harga sewanya ditetapkan
oleh pemilik properti. Airbnb menerima sebagian tarif jasa
pembukuan dari tamu dan tuan rumah. Saat ini, Airbnb mencakup 2.000.000
properti di 34.000 kota dan 191 negara. Bila didefinisikan, Airbnb merupakan
layanan online yang menyediakan jasa sewa rumah atau apartemen yang tersebar di
berbagai penjuru dunia.
Airbnb didirikan pada
Agustus 2008 dan berbasis di San Francisco, California, Airbnb adalah komunitas
pemasaran yang tepercaya bagi orang-orang yang ingin mengiklankan, menemukan,
juga memesan berbagai akomodasi unik di seluruh dunia — secara online, lewat
ponsel atau tablet.
Baik apartemen untuk semalam, ataupun puri selama seminggu, atau vila
selama sebulan, Airbnb menghubungkan orang-orang ke berbagai pengalaman wisata
yang unik, dengan harga berapa pun, di lebih dari 65,000 kota dan 191 negara.
Dan dengan layanan pelanggan kelas dunia serta komunitas pengguna yang
senantiasa berkembang, Airbnb merupakan cara termudah bagi orang-orang untuk
memperoleh penghasilan dari ruang ekstra mereka atau menampilkannya ke hadapan
jutaan orang.
2. Pendiri
Airbnb
·
Joe Gebbia ( CPO & Pendiri )
Ia bertindak
sebagai staf Dewan Direksi dan Eksekutif, dan memimpin Samara, studio inovasi
dan desin rumah Airbnb. Merupakan seorang wiraswasta sejak usia muda, layanan
terobosan Airbnb dimulai dari apartemennya di San Francisco, yang kemudian
menyebar menjadi lebih dari 3 juta tempat di lebih dari 191 negara,
menghadirkan ekonomi baru bagi ribuan orang di seluruh dunia. Ia terlibat dalam
pembentukan budaya perusahaan, mengatur estetika desain, dan menciptakan
peluang masa depan yang berkembang. Joe sudah berbicara ke seluruh dunia
mengenai kewirausahaan dan desain, dan telah menerima sejumlah penghargaan
seperti 30 under 30 majalah Inc dan 40 under 40 majalah Fortune. Kecintaannya
yang begitu besar pada seni dan desain membawanya ke Rhode Island School of
Design (RISD), tempat ia memperoleh gelar ganda di bidang Desain Grafis dan
Desain Industri. Kini Gebbia mengabdi di dalam Dewan Komisaris institusi ini.
·
Brian Joseph Chesky ( Rekan pendiri, CEO,
Pimpinan Komunitas )
Ia adalah penggerak visi, strategi dan
pertumbuhan perusahaan sementara perusahaan memberikan cara-cara menarik dan
unik bagi orang-orang untuk berwisata, serta mewakili kepentingan dari jutaan
tuan rumah di seluruh dunia. Di bawah kepemimpinan Brian, Airbnb berada di
posisi terdepan dalam bisnis berlatar ekonomi berbagi ini, dan telah berkembang
hingga lebih dari 3 juta tempat sewa di 191 negara, serta berkembang ke bidang
perjalanan lainnya dengan Perjalanan Airbnb. Brian bertemu dengan pendiri
lainnya, Joe Gebbia, di Rhode Island School of Design (RISD), tempat ia meraih
gelar Bachelor of Fine Arts di bidang Desain Industri.
·
Nathan
Blecharczyk ( CSO & Rekan Pendiri )
Ia
berperan penting dalam menggerakkan inisiatif strategis penting pada bisnis
global ini. Sebelumnya ia mengawasi pembentukan tim teknik, ilmu data, dan
pemasaran performa. Nathan menjadi seorang pengusaha di usia dini dengan
menjalankan bisnis sejak bangku SMA. Bisnisnya memiliki klien di lebih dari 20
negara. Dia meraih gelar di bidang Ilmu Komputer dari Universitas Harvard dan
pernah menjabat di beberapa posisi teknik sebelum menjadi salah satu pendiri Airbnb.
Sebagai tamu, Nathan pernah menginap di ratusan rumah menggunakan Airbnb dan ia
juga menjadi tuan rumah di San Francisco, tempat ia dan keluarganya tinggal.
3. Kunci
Kesuksesan Airbnb menurut Brian Chesky, Co-founder Airbnb
Pada delapan tahun yang lalu, Brian Chesky hanyalah seorang jebolan
sekolah desain yang menjadi pengangguran. Kini, ia masuk dalam kelompok elite orang-orang terkaya
di Amerika Serikat. Semua berkat idenya tentang “ekonomi berbagi” dari startup
yang dirintisnya, Airbnb.
Brian Chesky,
kelahiran New York, pada 29 Agustus 1981 merupakan salah satu pendiri Airbnb,
sebuah marketplace untuk mempertemukan orang yang hendak menyewakan
rumah atau ruangan kosong dengan orang yang membutuhkannya. Airbnb banyak
dimanfaatkan para pelancong yang mencari tempat singgah alternatif selain
hotel. Kehadiran Airbnb memberikan fenomena baru di tengah bisnis perhotelan
yang sedang mengalami stagnasi.
Situs Airbnb merupakan salah satu start-up atau usaha rinitisan yang sukses dan mampu jadi andalan bagi para
pelancong. Meski begitu, Airbnb tetap pernah mengalami masa pasang surut dan
nyaris bangkrut pada tahun 2009.
Airbnb didirikan oleh Chesky bersama rekannya yakni Joe Gebbia dan
Nathan Blecharczyk. Chesky bertemu Gebbia ketika keduanya sama-sama mempelajari
ilmu desain di Rhode Island School of Design (RISD). Pada awal berdirinya, mereka
meresmikan Airbnb sebanyak lima kali. Namun, tak ada seorang pun yang tahu. Mereka
juga pernah gagal menarik hati investor. Pada masa-masa itu, pendapatan mereka
hanya mencapai 200 dollar AS per minggu. Tak lama, Joe menyadari penyebabnya.
Rupanya, sebanyak 40 kamar yang ada di Airbnb memajang foto yang jelek.
Ketiga pendiri Airbnb, (kiri ke kanan) Chesky, Nathan dan Joe.
Ide Airbnb muncul pada sekitar Oktober 2007, ketika Chesky dan Joe
Gebbia sama-sama sedang menganggur dan hampir bangkrut. Keduanya sedang berada
dalam kondisi galau di kamar sewaan mereka yang akan segera habis masa sewanya.
Dari kondisi ini kemudian muncul ide untuk menyewakan ruangan kosong kepada
pengunjung pameran perdagangan desain yang tiketnya sudah terjual habis.
Ide tersebut terdengar buruk karena berarti membuka rumah untuk orang
asing. Namun, kesuksesan kadang-kadang justru muncul dari ide yang buruk itu.
Chesky dan Gebbia berhasil mendapatkan tiga orang penyewa di akhir pekan.
Mereka pun merasa ide mereka akan berkembang.
Keduanya kemudian mengajak seorang rekannya yang memiliki latar belakang
teknologi, Nathan Blecharczyk untuk bergabung. Ketiganya membuat
Airbedandbreakfast.com, sebuah situs yang mempertemukan orang yang menyewakan
ruangan kosong dengan para pencari sewa. Chesky bertindak sebagai
pemimpin, Gebbia menangani desain, dan Blecharczyk mengurus teknologinya.
Baik Chesky maupun Gebbia sama sekali tidak memiliki latar belakang
teknologi. Kehadiran Nathan yang berlatar teknologi ternyata tidak mampu
memupus pesimisme para investor di Silicon Valley. “Mereka berpikir
kami hanya membuat hal-hal yang cantik,” kata Chesky, seperti dilansir Fast
Company. Namun, latar belakang desain merekalah yang justru menyelamatkan
Airbnb.
Ilustrasi aplikasi pemesanan kamar dan rumah
sewaan Airbnb
Pada masa-masa awal Airbnb, perusahaan sempat mengalami kesulitan keuangan. Ketika Amerika Serikat
sedang dilanda demam pemilu, mereka mendesain kotak sereal bergambar kartun
Barack Obama “Obama O’s” dan John McCain “Cap’n McCains”. Penjualan
hasil desain mereka seharga US$40 per buah berhasil mendapatkan liputan luas
dari CNN dan Good Morning America. Akhirnya, mereka berhasil
meraup keuntungan sebesar US$30 ribu. Dana ini cukup untuk membuat perusahaan
bertahan hingga Paul Graham dari Y Combinator memutuskan untuk berinvestasi di
Airbnb. Setelah mendapatkan pendanaan, nama Air Bed and Breakfast disingkat
menjadi Airbnb. Perusahaan juga berekspansi dari sekadar menyewakan ruang
kosong lalu menyewakan properti termasuk rumah, apartemen, kastil, kapal, dan
rumah pohon.
Chesky bisa jadi tidak memiliki latar belakang untuk menjadi CEO. Namun,
di tangan Chesky, Airbnb tumbuh menjadi salah satu startup paling
diperhitungkan di Silicon Valley. Kuncinya terletak pada kepribadian Chesky
yang bersemangat, fokus, dan selalu ingin tahu. Ia selalu ingin belajar dari
sumbernya langsung. Chesky belajar dari dua hal, pertama dengan trial and
error. Kedua, selalu belajar langsung dari sumbernya. “Jika Anda ingin
mengambil sumber yang benar, maka Anda bisa maju dengan cepat,” kata Chesky
dalam wawancara dengan Fortune.
Chesky selalu berusaha mencari tahu dari ahlinya langsung. Sumber
pertama Chesky merupakan Michael Seibel, seorang wiraswastawan teknologi dan penasihat, dan Paul
Graham dari Y Combinator yang merupakan investor dari Airbnb. Sumber-sumber
lain adalah para tokoh bisnis teknologi seperti Steve Jobs. Ia juga bertemu
dengan Mark Zuckerberg, Jeff Bezos (CEO Amazon), serta John Donahoe (CEO eBay).
Untuk belajar menjadi rekrutmen elite, Chesky tidak akan berbicara dengan
ekskutif SDM, tetapi dengan agen olahraga, yang hidup dan matinya adalah
menarik bakat-bakat terbaik. Ia mencari jawaban terbaik dari sumber-sumbernya langsung. Chesky bahkan
belajar juga dari Direktur CIA periode 1996-2004, George Tenet. Dari Tenet,
Chesky belajar tentang teori perahu untuk manajemen perusahaan. “Sangat alami
untuk seseorang seperti saya berada di sekolah seni, menjadi pengangguran, dan
lima atau enam tahun kemudian memiliki ini semua. Tidak ada yang benar-benar Anda
siapkan untuk itu,” ujarnya.
Dengan pengetahuan di dunia teknologi maupun manajemen yang nyaris
nihil, belajar lebih jauh dengan mencari praktik-praktik terbaik merupakan cara
yang terbaik. Belajar langsung dari sumbernya terbukti membuat Chesky mampu
membawa Airbnb menjadi salah satu perusahaan teknologi paling diperhitungkan.
Di bawah kepemimpinan
Chesky, Airbnb berekspansi dengan melakukan 1,5 juta listing di 192
negara. Airbnb sudah digunakan oleh lebih dari empat puluh juta orang. Nilai
perusahaan Airbnb sudah mencapai US$25 miliar, atau melebihi nilai pasar
jaringan Hotel Marriot (yang berjumlah empat ribu hotel dengan nilai US$21
miliar). Nilai perusahaan Airbnb yang terus meningkat membuat pundi-pundi
kekayaan Chesky bertambah. Majalah Forbes menaksir kekayaannya mencapai
US$3,3 miliar, dan berada di peringkat 194 dalam daftar orang terkaya di
Amerika Serikat. Kepiawaian Chesky bahkan memikat Presiden Obama
yang kemudian menunjuknya menjadi Duta Kepresidenan untuk Entrepreneurship
Global.
Sumber:
· http://fryunfirst.blogspot.co.id/2015/01/pengantar-bisnis-informatika.html
(diakses pada 29 September 2017)
·
http://teknologi-sport.blogspot.com/2010/10/pengantar-bisnis-informatika.html
(diakses pada 29 September 2017)
·
http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
(diakses pada 29 September 2017)
·
https://phinemo.com/pengertian-airbnb/
(diakses pada 30 September 2017)
·
https://id.wikipedia.org/wiki/Airbnb
(diakses pada 30 September 2017)
·
https://www.airbnb.co.id/about/about-us
(diakses pada 30 September 2017)
·
https://www.airbnb.co.id/about/founders
(diakses pada 30 September 2017)
·
http://biz.kompas.com/read/2017/06/16/145504628/belajar.dari.kesuksesan.airbnb
(diakses pada 30 September 2017)
·
https://infokomputer.grid.id/2016/05/profil/brian-chesky-sukses-membangun-airbnb-jadi-teladan-ekonomi-berbagi/
(diakses pada 30 September 2017)





No comments:
Post a Comment